Mengenal Komponen Miniatur Kereta Api – Siapa yang tidak mengenal kereta api. Kereta api yang notabene merupakan alat transportasi darat yang mampu menampung hingga ribuan penumpang dalam sekali jalan ini sangatlah diminati oleh banyak orang khususnya di daerah perkotaan yang rawan akan kemacetan. Kereta api dianggap merupakan alat transportasi efektif lantaran dalam perjalanannya kereta api tak mengenal kemacetan dan terbilang lebih cepat sampai ke lokasi tujuan. kereta api ini memiliki sejarah yang sangat panjang sehingga tidak heran jika banyak orang pecinta barang antik mengoleksi beberapa miniatur kereta api dari berbagai jenis dan bentuk.

Namun tahukah Anda apa saja komponen atau bagian yang ada dalam kereta api? Membuat miniatur kereta api bukanlah hal yang gampang. Hal ini mengingat banyak sekali komponen atau bagian yang harus ada di dalamnya. Sehingga miniatur kereta api tersebut memiliki kemiripan hingga 95% seperti aslinya. Nah, bagi Anda yang belum mengetahui berikut ini komponen atau bagian dari kereta api.

1. Lokomotif
Sebuah miniatur kereta api khususnya yang konvensional tidak akan lengkap jika tidak ada lokomotifnya. Ibarat kata lokomotif merupakan jantung dari kereta api itu sendiri. Lokomotif merupakan sebuah sumber listrik utama yang diterapkan pada kereta api era abad 19 hingga tahun 1950-an. Mekanisme kerja yang ada di lokomotif itu sendiri sangat bergantung pada kinerja dari mesin uap yang ada didalamnya. Mesin uap bisa berfungsi tatkala pembakaran batu bara atau kayu bisa memanaskan sebagian boiler yang sudah terisi air. Setelah mendidih uap tersebut dilepaskan ke pipa uap dan berujung mejadi silinder. Inilah yang akan menggerakkan piston yang mana juga terhubung ke beberapa roda. Lokomotif pada kereta api sekarang cenderung menggunakan tenaga diesel maupun listrik yang lebih efektif dan efisien.

2. Gerbong penumpang
Tujuan utama pembuatan kereta api tentunya untuk mengangkut penumpang atau barang dalam jumlah yang banyak dari jarak yang jauh dengan waktu yang lebih cepat. Kereta api yang beroperasi dengan jarak tempuh yang jauh umumnya memiliki beberapa gerbong seperti gerbong khusus penumpang, gerbong makan, dan gerbong tidur. Meski begitu masing-masing kereta tidak semuanya menggunakan gerbong secara lengkap tergantung pada seberapa jauh jarak tempuhnya.

3. Gerbong pengangkut
Selain gerbong khusus penumpang, ada pula gerbong pengangkut yang berfungsi untuk mengangkut banyak barang. Gerbong pengangkut memiliki banyak jenis gerbong diantaranya adalah gerbong box untuk mengangkut barang yang umum digunakan, gerbong terbuka untuk mengangkut muatan seperti batu bara, serta gerbong tertutup yang berfungsi untuk mengangkut barang yang perlu dilindungi seperti peti kemas dan lain sebagainya. Jenis gerbong pengangkut ini tergantung jenis barang yang diangkut.

4. Caboose atau FRED (Flashing Rear-End Device)
Caboose atau lebih dikenal dengan istilah gerbong tukang rem merupakan gerbong yang umumnya terletak di bagian paling belakang di setiap kereta. Gerbong ini berfungsi sebagai tempat yang digunakan untuk melindungi kru yang sering turun atau bisa juga untuk melindungi kereta dari para perampok saat kereta berhenti. Seiring perkembangan zaman, Caboose sudah tidak digunakan lagi dan FRED sebagai gantinya. FRED ini jauh lebih canggih dari Caboose karena sudah menggunakan teknologi komputerisasi untuk mendeteksi saat pengereman dan beragam fungsi lainnya.

Itulah beberapa komponen yang harus ada pada kereta api. Membuat miniatur kereta api tentu harus menyertakan pula beragam komponen atau bagian penting agar miniatur kereta api yang dibuat memiliki kemiripan yang sama persis dengan aslinya. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *